BREAKING NEWS

Mangroventura, Bukan Sekadar Ekspedisi Susur Pantai

Mangroventura 2015 adalah bentuk aplikasi ekspedisi Anggota Muda Gandawesi (dok. Gandawesi)
Mangroventura Expedition merupakan Ekspedisi Anggota Muda dengan bentuk kegiatan Susur Pantai, Penanaman Mangrove serta Sosiologi Pedesaan, yang berlokasi dari Pantai Sancang Kab. Garut sampai ke Pantai Cipatujah Kab. Tasikmalaya. Alasan Anggota Muda Wira Kabut memilih tempat tersebut dikarenakan Desa Sancang merupakan tempat yang tepat untuk penanaman Mangrove, disamping itu juga Desa Sancang cocok untuk melakukan sosiologi pedesaan dengan harapan kami selaku Anggota Muda Wira Kabut dapat memperoleh ilmu terkait Mangrove.
Selain itu, kami juga melakukan susur pantai dengan lokasi awal terletak di Kampung Nelayan Cikolomberan, Desa Sancang Kec. Cibalong Kab. Garut sampai ke Desa Cipatujah, Kec. Cipatujah, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat.
Selain di Kampung Nelayan Cikolomberan, kami juga melakukan sosiologi pedesaan di desa cipatujah, dikarenakan di desa itu lingkungan yang ada disekitar sudah tercemar dan kmai bermaksud untuk mengetahuinya lebih lanjut.
Dari beberapa tujuan diatas, maka kami selaku Anggota Muda Wira Kabut memilih untuk melakukan kegiatan Ekspedisi kami di tempat tersebut.
   Kamis, 8 Januari 2015
Pada jam 9 malam, di sekretariat kami anggota muda wira kabut berkumpul di sekretariat Gandawesi untuk mempersiapkan segala perlengkapan yang dibutuhkan untuk kegiatan ekspedisi 5 hari ke depan. Pada jam 11.00 malam Setelah dikira telah lengkap kami beranjak untuk tidur. Akan tetapi dari ketujuh Anggota Muda, hanya saya, Ismail, nura dan dela yang tidur di sekretariat. Betary pulang dengan alasan ada tugas yang belum diselesaikan, dan ismail tidur di kosan Erlangga.
Selepas melakukan penanaman Mangrove di Pantai Sancang, Garut Selatan (dok. Gandawesi)
 Jum,at, 9 Januari 2015
Sekitar jam 4.30 kami langsung bersiap-siap untuk mempacking kembali cariel dan juga ada yang belanja ke pasar untuk memenuhi logistic perbekalan yang masih kurang. Jam 5 pagi kami siap-siap, Shalat, Mandi dan lain-lain. Setelah mandi, sekitar kami 6 saya bersama janaka, menyiapkan lapangan untuk tempat upacara dan juga kami mencari bambu untuk kebutuhan penanaman mangrove di Desa Sancang nanti.

Jam  6 lebih 20 menit betary datang ke kampus dan menyusul kemudian erlangga dan ismail, mereka langsung membantu menyiapkan upacara pemberangkatan.
Jam 7 pagi kami sarapan pagi, dengan menu nasi kuning, kurang lebih setengah jam. Kami langsung kembali mempersiapkan untuk upacara pemberangkatan. Saya dan jangki mengurusi tempat upacara, ismail menelpon kang Budi terkait mobil yang akan digunakan pada pemberangkatan ekspedisi kami, sementara erlangga mengecek kembali logistik yang akan dibawa, begitu juga nura dan dela mengecek segala perbekalan yang akan dibawa, dan betary mendokumentasikan segala bentuk kegiatan yang kami lakukan pada waktu itu.
Dalam pelaksanaannya, tempat awal untuk upacara pemberangkatan yaitu helipad, dengan pembina dari dekan atau pembina (dosen pembimbing), akan tetapi karena helipad dipakai dengan kegiatan olahraga dan dekan maupun dosen pembimbing ada lain hal yang tidak bisa ditinggalkan maka kami melaksanakan upacara di halaman parkir sebelah barat dengan pembina dari dewan pengurus Gandawesi sendiri, yaitu Burhanudin Aji pada jam 9.00 wib.
Sekitar jam 10.00 pagi kami berangkat dari kampus FPTK menuju Desa Sancang Kab. Garut, dengan menggunakan mobil dari Kang Budi, yaitu salah satu anggota luar biasa yang bersedia membantu kami dalam hal pemenuhan akomodasi.
Jam 12.00 WIB kami semua istirahat di Kadungora Kab. Garut untuk melaksanakan sholat jumat dan makan siang. Setelah semua beres kami melanjutkan perjalanan ke Desa Sancang pada kami 13.30 WIB.
Pada jam 18.00 WIB kami tiba di Desa Sancang, tepatnya di yayasan BBKSDA Cijeruk Kab. Garut. Disana kami disambut hangat oleh kang Yaya selaku pemilik pondok cijeruk, setelah itu kami bermalam di pondok kang Yaya. Sebelum tidur kami makan malam terlebih dahulu kemudian kami evaluasi dan yang terakhir kami briefing untuk kegiatan yang akan dilaksanakan esok hari.
Berjalan menyusuri pantai melawan panas dan kejenuhan (dok. Gandawesi)
 Sabtu, 10 Januari 2015
Jam 5 pagi kami bangun, dan melakukan kegiatan dengan mandi dan setelah itu membuat sarapan pagi,sambil menunggu masakan matang jam 6 ismail dan saya pergi ke kantor penjaaga BBKSDA yang ada di dekat tempat kita istirahat untuk memberikan surat izin masuk cagar alam leuweung sancang, Garut yang sudah kami urus di pusat BBKSDA di Jl Soekarno Hatta, Bandung. Kami bertemu dengan Kang Asep sebagai pengurus disana, beliau memberi wejangan-wejangan ketika kami nanti melakukan kegiatan di sekitar Desa Sancang. Selain itu beliau juga menyuruh kami supaya memberi kabar ketika kami sudah keluar leuweung sancang atau saat kami sudah masuk daerah Tasik.

Setelah selesai mengurus perizinan dan makanan matang kami melakukan olaharaga pagi untuk melemaskan organ-organ tubuh yang kaku karena tidur tadi malam, setelah selesai kami makan dan segera packing sampai jam 8. Sebelum kami berangkat ke Kampung nelayan Cikolomberan kami menyempatkan mengambil dokumentasi dengan keluarga kang yaya terlebih dahulu, eh tib-tiba kami dikasih manga dari kebun kang Yaya, yaudah kami terima dengan senang hati.
Jam 8:30 kami berangkat menuju ke rumah mang pedo, ketua RT kampong nelayan Cikolomberan. Kampung tujuan kami untuk melakukan sosiologi Pedesaan dan Penanaman Mangrove sekaligus tempat untuk menginap disana. Sebelum kami menyusuti pantai kami harus melewati muara dengan menggunakan perahu, yaitu muara Cibalug. Setelah menyebrangi muara kami langsung menyusuri pantai dengan pasir pantai yang hitam dan putih dengan dihiasi karang-karang dan pohon-pohon yang menjorok ke pantai, tetapi seperti biasa, miris. keindahan ini tidak terbebas dari sampah-sampah yang berasal dari tengah laut yang terbawa ke pesisir. Banyak beberapa nelayan yang sedang beraktivitas di sektar pesisir juga untuk bersiap melaut ataupun untuk memperbaiki peralatan melaut mereka.
Setelah yang kedua kalian kami menyebrang muara kecil, kami Sampai di kampung Nelayan Cikolomberan sekitar kami 11.00 WIB, kami langsung beristirahat di warung mang Pedo, tidak lupa menyempatkan waktu untuk menikmati pemandangan di sekitar cikolomberan. Setela cukup istiraat kami langsung memasak untuk makan siang dengan menu telur dan sayur, serta makan bua yang dikasih kang Yaya tadi pagi sampai jam 13.00 WIB.
Penanaman Mangrove (dok. Gandawesi)

Penanaman Mangrove (dok. Gandawesi)

Jam 13.00 tim ekspedisi lelaki beserta warga masuk ke daerah hutan mangrove untuk mengambil bibit untuk ditanam kembali di pantai sampai jam 14.00 WIB. Setelah mengambil bibit mangrove, kegiatan kami lanjutkan untuk sosiologi pedesaan, kami menanyakan  mengenai kesadaran warga sekami tentang penanaman mangrove, pentingnya mangrove dan upaya pelestariannya dengan berbincang-bincang santai.
Dalam penanaman mangrove kami memulai sekitar jam 4 sore menunggu air laut surut, kurang lebih 30 bibit mangrove kami tanam, para warga di kampung nelayan cikolomberan juga antusias dalam penanaman mangrove ini. Untungnya cuaca sangat mendukung kegiatan kami. yaitu cerah berawan. Ketika Sunset juga mataharinya terliat Inda sekali, sangat memanjakan mata Tim ekspedisi.
Kurang lebih jam 5 sore kegiatan penanaman mangrove telah selesai, kemudian kami istirahat sejenak sambil menunggu matahari terbenam. Jam 18.00 WIB kami mempersiapkan makan malam sampai jam 20.00 WIB dengan menu Bebek goring hasil beli ke warung mang pedo yangkebetulan jualan bebek. Setelah selesai makan malam pada jam 20.45 WIB kami lanjutkan kegiatannya dengan evaluasi harian sekaligus briefing. Nahhh! ketika briefing untuk kegiatan besoknya ini kami sempat terjadi perncanaan yang akan meruba planning durasi ekspedisi dan jam kegiatan, Karena menurut informasi warga sekitar jalur track yang tim rencanakan tidak memungkinkan untuk ditempuh dalam waktu satu hari karena medannya cukup sulit dan jauh untuk waktu satu hari perjalanan. Selain itu juga jalur yang akan kami tempuh yaitu dari Cikolomberan – Cibako adalah kawasan mangrove yang hanya bisa disebrangi ketika Air surut, sedangkan berdasarkan jadwal pasang surut air laut dan informasi warga jam surut dari jam 6.00 – 8.00 WIB, Maka untuk mengantisipasi supaya bisa menyebrangi Jalur ini serta tidak menambah durasi kegiatan, tim memutuskan untuk untuk berangkat pagi jam 6 mulai trackig susur pantai sebelum sarapan pagi.

Mengukir sejarah (dok. Gandawesi
Minggu, 11 Januari 2015
Kami bangun jam 5 pagi, segera salat, packing dan ada yang mandi juga, setelah selesai langsung kami memakan cemilan untuk mengganjal perut sementara karena tidak sempat untuk sarapan pagi. kemudian kami melakukan binjas. Setelah selesai kami langsung berpamitan kepada warga kampung nelayan cikolomberan untuk melanjutkan perjalanan. Tidak lupa mengambil dokumentasi bersama warga Cikolomberan sebagai kenanga-kenangan.
Setelah berpamitan dengan warga sekitar kami 06.00 WIB, kami melanjutkan perjalanan untuk menyusuri pantai sesuai denga rencana tadi malam. Baru beberapa saat kami masuk ke pantai yang dibawahnya terdapat rumput-rumput pantai dan beberapa mangrove yang masih kecil kami harus menyebrangi muara Cipalawa menggunakan perahu, ternyata suda di siapkan oleh mang pedo untuk perahunya, kami pun langsung naik, setela beberapa menit muara sudah tersebrangi. Masih dikawasan mangrove, kami melanjutkan perjalanan sebelum pasang air laut naik. Akhirnya pada jam 7.45 WIB kami sampai ke kampung nelayan Cipunaga, kami istriaat sejenak untuk menengguk minuman secukupnya, setelah dirasa cukup kami melanjutkan perjalanan lagi ke Kampung Cibako. Disini sedikit konflik dari beberapa anggota terjadi, mulai dari cipunaga menuju cibako medannya adalah hutan, ketika kami mulai memasuki hutan para anggota sudah mulai cmas dengan jalurnya karena memang diutan jadi ya sedikit rapat walaupun masih terlihat. “Setelah sekitar 30 menit kami berjalan kami menemukan muara yang dalam sehingga mengharuskan kami untuk melambung, kebetulan pada kali ini saya sebagai pemimpin susur pantai, ketika saya mengambil keputusan untuk tim agar melambung anggota yang lain kurang yakin, maka saya mengajak erlangga untuk survey jalur dulu supaya dapat meyakinkan mereka semua, sementara yang lain istirahat. Setelah beberapa lama kami berjalan akhirnya kami dapat jalur untuk menyebrangi muara tersebut tetapi ke ara dalam hutan, setela kami menemukan jalur ketika mencoba kedalaman sungai dan hampir menuju daratan sebrang muara ada intruksi dari ismail sebagai ketua kegiatan untuk kembali dan mengintruksikan jangan mengambil jalur kedalam hutan, sayapun dengan sangat berat hati kecwa dengan keputusan yang diambil tersebut karena menunjukkan ketidakyakinan yang berlebian kepada saya. Akhirnya berhubung memang kami masi tim saya dan erlangga kembali lagi ke tempat awal kami istirahat.
Penanaman Mangrove (dok Gandawesi)

Setelah sampai di tempat istirahat kami merundingkan mau dibawa kemana untuk selanjutnya, akhirnya kami memutuskan untuk survey Kearah keluar hutan yang dilakukan oleh saya dengan ismail sendiri. Tetapi setelah kta sampai di pesisir pantai kita menemukan bahwa muaranya terlalu dalam dan besar untuk delewati. Akhirnya keputusan untuk melambung mereka ikuti dengan melewati jalur yang telah saya lewati tadi. Setelah briefing sebentar kami melanjutkan perjalanan. Untuk sampai ke kampong Cibako. Setelah menyebrangi muara kami masi harus menembus hutan. Beberapa menit berlalu dan kamipun mulai menemukan sorotan cahaya yang menunjukan bahwa kita akan keluar dari wilayah hutan. Dan itu benar akhirnya kita keluar dari hutan dan menemukan perkampungan. Setelah kita bertanya ternya itulah kampong Cibako. Cerita ini sangat membuat saya belajar tentang arti kepemimpinan yang harus tegas, dan kepercayaan kepada seorang pemimpin,serta kebersamaan”. jam 8.30 WIB kami sampai di kampung nelayan Cibako, kami beristirahat, memasak untuk sarapan pagi dan kami sempatkan untuk berbincang tentang lingkungan bersama kang Dedi sebagai salah satu nelayan disana, kami juga meliat-lihat tangkapan ikan hasil nelayan disana. Kami juga sempat membeli hasil tangkapan mereka untuk makan makan kita nanti. Setelah sarapan selesai kami 10.00 WIB kami melanjutkan perjalanan susur pantai dengan cuaca yang cerah dengan sinar matahari yang sangat mengegat kami jalain. Setelah melewati ciporeang, sekitar kami 11.30 kami sudah sampai di cipangiksan tepat kampong yang berada didepan karang gajah. Berdasarkan informasi untuk mencapai cipanglabuan atau muara Cikaengan kami hanya tinggal membutuhkan waktu 2-3 jam perjalanan lagi kami memutuskan untuk istirahat lagi di warung mang epul. Sekaligus menunggu air surut karena untuk melewati karang gajah harus menunggu air surut. Kami bebersih. Dan juga membersihkan ikan yang tadi kami beli. Dan juga berbincang-bincang banyak dengan mang epul mengenai kondisi dan situasi di daerah pesisir ini. Sampai jam 15.00 WIB Air laut sudah mulai surut kami segera melanjutkan perjalanan melewati karang gajah dengan di antar oleh mang epul. Ternyata kita harus melewati tebing untuk mencapai cipanglabuan. Dengan dipandu ole mang epul. Tebingnya sendiri sudah ada jalurnya yaitu berupa tangga rangka besi kami lewati. Tidak ketinggal kami sempatkan berfoto di karang gajah sebagai kenang-kenangan, lalu kami melanjutkan susur pantai sampai perbatasan Tasik yaitu ditandai dengan muara cikaengan, dan berkemah di pesisir pantai. Sebelum kami menyebrangi muara kami sempat mampir ke warga sekitar cikaengan untuk istirahat dan juga ada yang mengecharger camera dan handphone. Sekitar 30 menit kami istirahat disitu kami melanjutkan untuk menyebrangi muara Cikaengan. Muara ini berkedalaman sekitar 50-100 cm sekhingga kami harus mengangkat Cariel kita supaya tidak basah. Sekitar kami 18.00 WIB kami sampai di sebrang Cikaengan atau pintu masuk daerah tasikmalaya. Langsung mendokumentasikan sunset dan sementara ada yang mencari tempat untuk mendirikan tenda yang cocok dan aman. Setelah menemukan yang cocok kami segera mendirikan tenda dan memasak, setelah selesai kita mulai makan malam dan dilanjutkan kegiatan evaluasi harian dan briefing untuk kegiatan esok hari, setelah selesai kami beristirahat untuk mengumpulkan tenaga buat kegiatan besok. Dan pesannya hari ini adalah informasi dari warga sekitar belum tentu valid karena tidak pernahnya warga sendir melukan perjalanan kaki dari cikolomberan sampai cikaengan, yang mereka tau hanya ketika menggunakan perahu jadi mereka menganggap bawa kita hhari ini tidak akan sampai ke perbatasan tasik. Tapi ternyata kita dapat sampai di lokasi rencana kita. Tapi justru itu yang membuat kita mendapatkan data lebih.
Pemberian kenang-kenangan untuk aparat setempat (dok. Gandawesi
Senin, 12 Januari 2015
Kami mulai bangun kembali kami 05.00 WIB langsung untuk memasak dan mandi, setelah selesai sarapan sekitar kami 08.30 WIB kami melanjutkan susur pantai sampai cipatujah, cuaca di pantai Tasik ini sangat panas karena sedikit pepohonan dan hamparan pasir yang luas antara bibir pantai dan pohon-pohon disekitar pantai. Karena ada muara Cipangukusan yang sangat dalam, dan tidak memungkinkan untuk diseberangi maka kami memutuskan untuk melambung ke jalan raya lintas Garut-Tasik.
Setelah melewati muara Cipangukusan kami langsung kembali menuju ke pesisir pantai kembali. Dengan cuaca yang sangat panas kami terus melanjutkan kegiatan susur pantai sampai kami 11.30 air mulai pasang dan kami harus beristirahat untuk makan siang, setelah makan siang beres dan air mulai Surut pada jam 15.00 WIB setelah surut kami melanjutkan susur pantai, cuaca sore hari tidak begitu panas kami melanjutkan menuju ke Cipatujah sebagai lokasi terakhir tim ekspedisi untuk susur pantai. Sebelum sampai Cipatujah kami menjumpai muara yang cukup besar, yang lagi-lagi mengharuskan kami untuk melambung ke jalan raya.
Setelah melambung kami pun sampai di daerah cipatujah, kami langsung menuju ke pesisir pantai untuk memasang camp dan mengambil gambar disana pada jam 17:30 WIB. Disini juga ada tugu yang memperingati kejadian tsunami pada beberapa tahun silam. Setelah berdiskusi kamipun tidak mendirikan tenda melainkan tidur di salah satu kios warga yang berada di pesisir pantai. Karena waktu sudah  petang kami langsung bergegas untuk melakukan ISOMA, evaluasi harian dan briefing sampai jam 21:00 WIB. Dan dilanjutkan istirahat tidur dengan pembagian jadwal jaga karena daerah cipatujah sedikit tidak aman dari beberapa informasi-informasi warga setempat.

Selasa, 13 Januari 2015
Pagi hari jam 4:30 WIB kami merencanakan untuk mulai bangun dan melanjutkan kegiatan yang sudah direncanakan tetapi karena terlalu kecapean dan banyak yang begadang untuk roling jaga dimalam hari para tim ekspedisi kesiangan sampai jam 06:00.
Setelah bangun tim ekspedisi langsung bergegas untuk melanjutkan kegiatan yang telah direncanakan yaitu masak, shalat, packing, dan makan pagi sampai jam 8:30 WIB. Dilanjutkan dengan persiapan sebentar untuk melanjutkan sosiologi pedesaan ke RT pasanggrahan Cipatujah yaitu Bu Momoh sampai jam 10:00 WIB. Disini kami berbincang-bincang mengenai keadaan masayrakat sekitar mengenai kesadaran dalam menjaga lingkungan dan merawat kelestarian daerah pesisir pantai. Setelah informasi dirasa cukup kami berpamitan dan juga tidak lupa mendokumentasikan kegiatan sosiologi pedesaaan ini. Setelah itu kami bergegas untuk siap-siap pulang menuju ke bandung dengan menuggu bis arah Cipatujah - Tasikmalaya yang lewat setiap 2 jam dan kebetulan kami dapet yang jam 11:00 WIB setelah tawar menawar kamipun berangkat menuju terminal tasik sekaligus bersilaturahmi ke salah satu anggota luar biasa Gandawesi yaitu kang Egis, yang bertujuan untuk meningkatkan kedekatan rasa kekeluargaan para anggota gandawesi sendiri.
Dimobil kita semua istirahat karena kondisi setiap anggota sudah lelah apalagi ketika susur pantai yang cukup menguras tenaga. Jam 13:00 WIB kami sampai di by pass kota Tasikmalaya, kami turun disana karena sudah janjian dengan kang egis untuk bertemu di by pas dan dijemput untuk menuju ke rumahnya. Beberapa menit kemudian kang egis datang, kami langsung masuk mobil kang egis dan ada sebagian yang masuk angkot karena kapasitas mobil tidak cukup untuk menampung semua tim ekspedisi. Kami disana istirahat, mandi dan di jamu makanan serta berbincang-bincang mengenai gandawesi yang dahulu dan sekarang sampai jam 20:00 WIB.
Jam 20:00 WIB kami bergegas menuju terminal Indihiang, tasikmalaya diantar dengan mobil teman kang egis. Sesampainya di terminal kami langsung melakukan tawar menawar untuk bis yang menuju ke bandung, kami pun dapat bis yang menuju ke jakarta dengan ongkos Rp. 25.000,- untuk jalur dari Tasikmalaya – Cileunyi tkarena untuk arah tasik-bandung sudah tidak tersedia pada jam 20:00 WIB lebih. Setelah menunggu beberapa saat bis langsung berangkat menuju Cileunyi. Jam 00:30 WIB. Setelah sampai kami langsung mencari angkot untuk mengantar ke kampus setelah melukan negosiasi dengan sopir angko, kami berangkat dengan ongkos kesepakatan Rp. 150.000,-. Tim ekspedisi sampai kampus jam 01:00 WIB, langsung menuju sekre dan evaluasi sampai jam 01:30 WIB. Setelah selesai evaluasi tim ekspedisi ada yang pulang dan ada yang tidur di sekretariat untuk istirahat. Alhamdulillah kegiatan ekspedisi dapat terlaksana dengan lancar dan selamat sampai akhir kegiatan.
Bersama untuk sebuah nama (dok. Gandawesi)
Itulah cerita perjalanan saya pengalaman ke dua menyusuri pantai, saya yakin di setiap kita melakukan kegiatan baik jenisnya sama ataupun tempatnya sama atau juga pesertanya sama atau sebaliknya berbeda disetiap poinnya ketika kita melakukannya berbeda waktu atau tujuan maka akan menghasilkan pengalaman atau ikmah yang berbeda pula yang pasti akan membuat kita menjadi lebih baik. Tidak ada yang Sia-sia kawan karena tuhan tidak pernah tidur.. Hukum Sebab-akibat “ Ketika kita melakukan apa yang tidak dilakukan oleh orang lain, maka sudah selayaknya kita mendapatkan apa yang tidak didapatkan oleh orang lain”. Dan setiap kita melakukan sesuatu terapkanlah H2N ( Hadapi-Hayati-Nikmati). Semoga cerita ini bisa memberika informasi bagi yang ingin melakukan kegiata susur pantai, penanaman mangrove atau sosiolgi pedesaan, yang yang paling utama adalah dapat menyadarkan pembaca tentang pentingnya menjaga lingkungan diseluruh pelosok Negara kita.



Share this:

8 komentar :

  1. salut deh sama kegaitan ini, fun,menarik dan banyak bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih apresiasinya :) salam hangat

      Hapus
  2. Semoga mangrove yang ditanam bisa terus tunbuh besar dan mekindungi ekosistem di sekitarnya. Pengalaman dulu, yang lebih sulit adalah menjaga mangrove itu tetap hidup. Karena media tanamnya yanng berupa lumpur dan tempat pasang surut air, mangrove2 itu terkadang terbawa arus air...

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum wrb salam persaudaraan,perkenalkan saya Sri Wulandari asal jambi,maaf sebelumnya saya hanya mau berbagi pengalaman kepada saudara(i) yang sedang dalam masalah apapun,sebelumnya saya mau bercerita sedikit tentang masalah saya,dulu saya hanya penjual campuran yang bermodalkan hutang di Bank BRI,saya seorang janda dua anak penghasilan hanya bisa dipakai untuk makan anak saya putus sekolah dikarenakan tidk ada biaya,saya sempat stres dan putus asa menjalani hidup tapi tiap kali saya lihat anak saya,saya selalu semangat.saya tidak lupa berdoa dan minta petunjuk kepada yang maha kuasa,tampa sengaja saya buka internet dan tidak sengaja saya mendapat nomor tlpon Aki Sulaiman,awalnya saya Cuma iseng2 menghubungi Aki saya dikasi solusi tapi awalnya saya sangat ragu tapi saya coba jalani apa yang beliau katakan dengan bermodalkan bismillah saya ikut saran Aki Sulaiman saya di ritualkan dana gaib selama 3 malam ritual,setelah rituialnya selesai,subahanallah dana sebesar 2M ada di dalam rekening saya.alhamdulillah sekarang saya bersyukur hutang di Bank lunas dan saya punya toko elektronik yang bisa dibilang besar dan anak saya juga lanjut sekolah,sumpah demi Allah ini nyata tampa karangan apapun,bagi teman2 yang mau berhubungan dengan Aki Sulaiman silahkan hub 085216479327 insya Allah beliau akan berikan solusi apapun masalah anda mudah2han pengalaman saya bisa menginspirasi kalian semua,Assalamualaikum wrb.JIKA BERMINAT SILAHKAN HUB AKI SULAIMAN 085-216-479-327,TAMPA TUMBAL,TIDAK ADA RESIKO APAPUN(AMAN) .

    BalasHapus
  4. Metrolina Credit Company
    Halo

    Apakah Anda seorang pria atau wanita dengan busuk dan Anda memerlukan bantuan keuangan dan bank telah menolak Anda karena nilai kredit Anda buruk dan Anda memerlukan dana untuk meningkatkan bisnis Anda lagi karena tugas kami untkarena uk mendukung Anda dalam endaevour keuangan Anda harus khawatir tidak lagi. Metrolina Credit Company hadir untuk mempermudah pinjaman dan membantu Anda mendanai bisnis Anda dan kebutuhan keuangan lainnya

    Ew dapat membantu Anda melalui prosedur pemberian pinjaman yang mudah dan Anda yakin akan pinjaman dari perusahaan ini yang harus Anda lakukan adalah memberikan kredensial sejati Anda dan Anda dapat mengajukan permohonan kepada kami melalui hal-hal berikut.

    Gmail: metrolinacreditcompany@gmail.com

    Dari kategori busness apakah anda termasuk kita yang meminjamkan dan dengan paket pembayaran yang mudah anda akan bebas dan releaf

    Kategori Bisnis

    Bisnis Merchandising.
    Bisnis manufaktur
    Bisnis Hybrid.
    Kepemilikan tunggal.
    Kemitraan.
    Perusahaan.
    Perseroan terbatas.

    Sebagai bisnis pribadi Anda bisa melamar dalam mata uang apapun yang Anda inginkan

    Terapkan sekarang
    Perusahaan Kredit Metrolina
    metrolinacreditcompany@gmail.com

    Terima kasih

    BalasHapus
  5. TITLE: SBLC/BG LEASE & PURCHASE - NO TRANSMISSION FEE


    We are project funder as well as financial lender. We have BG/SBLC specifically for BUY/LEASE at a leasing price of 4%+1% of face value Issuance by HSBC London and many other 25 top AA rated Bank in Europe, Middle East or USA. We also secure funding. Also We are into the provision of short term and long term business/personal loans for both small and large scale business funds.

    FOR LEASING OF BG/SBLC

    MINIMUM FACE VALUE OF BG/SBLC = EUR/USD 1M

    LEASING FEE = 4%+1%


    FOR PURCHASE OF FRESH CUT BG/SBLC

    PRICE = 32%+1%

    MINIMUM FACE VALUE OF BG/SBLC = EUR/USD 1M

    Intermediaries/Consultants/Brokers are welcome to bring their clients and are 100% protected. In complete confidence, we will work together for the benefits of all parties involved.

    Name: Abdul selim gul

    Contact Email: easyfinanceltd980@gmail.com

    BalasHapus
  6. ANNISA AHMAD LOAN COMPANY


    Halo, saya Ny. Annisa Ahmad, kredit pribadi bagi kreditor untuk meminjamkan uang
    Saat yang tepat Anda membutuhkan pinjaman untuk uang Anda atau
    pinjaman Anda ingin Mengisi bisnis Anda? Anda telah ditolak oleh bank
    Apakah Anda seorang investor, Pemilik Bisnis, Pengusaha, Kontraktor, Petani, Awal
    lembaga keuangan lainnya? Apakah Anda memiliki pinjaman atau hipotek?
    Mencari lebih banyak, karena ini adalah tempat Kami melakukan segalanya untuk menjaga masalah keuangan kami tetap rendah
    ke masa lalu Kami meminjamkan uang kepada orang yang membutuhkan Keuangan,
    kredit macet atau uang untuk uang
    Bisnis di level 2%. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu Anda
    Kami memberikan bantuan dan penerimaan yang dapat diandalkan, dan siap menawarkan pinjaman.
    Tidak ada jumlah yang Anda butuhkan, kami hadir untuk menawarkan Anda membuat Anda datang, Anda akan mendapatkan pinjaman Anda bagaimana sevice dijamin 100%, kami akan dengan jumlah yang Anda dapatkan dari negara manapun dengan EUR / USD 1M jadi com dan mendapatkan pinjaman Anda di sini dengan 2 Tuhan memberkati Anda semua saat Anda datang dan mendapatkan milik Anda.

    Jadi hubungi kami hari ini melalui email:
    (annisaahmadlaoncompany@gmail.com)
    También puede contactarnos por Pin BBM:
    (DB5121C1)
    Anda dapat menghubungi kami di FACE BOOK:
    (Annisa Ahmad)
    Apa yang salah:
    (+393511318582)

    BalasHapus
  7. saudara-saudara

    Saya di sini untuk bersaksi tentang kebaikan Allah dalam hidup saya dan bagaimana saya diselamatkan dari tekanan finansial karena bisnis saya sedang menurun dan keluarga saya dalam keadaan sulit sehingga kami bahkan tidak dapat membayar uang sekolah untuk anak-anak, karena kepahitan mengambil alih hatiku

    Suami saya juga menggagalkan karena kami menjalankan bisnis keluarga di (Surabaya, Jawa Timur) dimana kami jadi bingung suami saya mencoba untuk mendapatkana pinjaman dari bank dia menolak pinjaman jadi dia online mencari pinjaman karena dia ditipu oleh sone imposters online yang menjanjikan kepadanya pinjaman dan mengatakan harus membayar biaya untuk mendapatkan pinjaman sehingga husbank saya meminjam uang dari teman-temannya untuk membayar biaya maka mereka meminta biaya lagi dengan beberapa alasan dia harus pergi dan meminjam dari saudaranya di (Bekasi) untuk memastikan dia mendapatkan pinjaman setidaknya untuk membiayaiu kebutuhan keluarga dan setelah dia membuat biaya, dia diminta untuk membayar lagi dengan alasan tertentu, hal ini membuat keluarga kelaparan meningkat sehingga kami harus mengumpulkan makanan dari tetangga dekat kami. dan selama berbulan-bulan kami menderita dan bisnis ditutup untuk sementara waktu
    Jadi satu sore yang setia sekitar pukul 14:00 tetangga dekat ini menelepon saya dan mengatakan bahwa dia akan mendapatkan pinjaman dari perusahaan pinjaman secara online sehingga jika dia mendapatkan pinjaman, dia akan mengenalkan saya ke perusahaan tersebut sehingga kami pergi ke ATM bersama-sama dan Memeriksa pinjaman itu tidak ada sehingga kami menunggu sekitar 30 menit kemudian kami mendapat peringatan di teleponnya dari banknya bahwa dia telah menerima monney di akunnya sehingga kami memeriksa saldo rekeningnya dan lihatlah 300 juta kepadanya sebagai pinjaman

    Segera saya berteriak di depan umum sambil menangis dan pada saat itu yang bisa saya pikirkan adalah jika saya dengan jumlah seperti itu, masalah saya berakhir, jadi kami pulang ke rumah saya tidak memberi tahu suami saya, dari 1 juta dia memberi saya saya membeli beberapa bahan makanan di rumah dan berlangganan dan tetangga saya dan saya meminta pinjaman kepada perusahaan karena dia memberi saya pedoman sehingga kami mengikuti prosesnya karena prosesnya sama sehingga setelah semua prosesnya, rekan-rekan saya diberi pinjaman oleh saya
    ONE BILLION RISING FUND (onebillionrisingfund@gmail.com)
    BBM: D8E814FC

    Anda juga bisa mendaftar sekarang dan menyelesaikan masalah keuangan Anda
    Saya berbagi cerita ini karena saya tahu bahwa begitu banyak orang di luar sana memerlukan bantuan keuangan dan perusahaan akan membantu Anda
    Gmail saya adalah

    Ratu Efendi Lisa
    efendiqueenlisa@gmail.com

    BalasHapus

 
Copyright © 2014 gandawesi.or.id. Designed by OddThemes