BREAKING NEWS

Pendakian Gunung Gede Pangrango Yang Penuh Makna

Setelah mempersiapkan segala sesuatunya dari jauh-jauh hari akhirnya  agenda pendakian ke Gunung Gede jadi juga dilaksanakan dari tanggal 12-14 juli 2018. Hal yang berlu diperhatikan jika ingin mengadakan pendakian ke gunung  Gede adalah mendaftarkan diri H-30 karena jumlah pendaki dibatasi kuota. Jalur pendakian Cibodas kuotanya 300 orang, jalur pendakian gunung Putri 300 orang dan jalur pendakian dari pos Selabintana 200 orang.

Gunung Gede
Jalur favorite pendakian yang selalu ramai adalah pos gunung Putri dan pos Cibodas. Sementara pos Selabintana adalah jalur tersepi peminat. Jalur ini tidak dianjurkan bagi pendaki pemula selain jarak tempuh yang  panjang dibanding jalur lainnya. Medan yang dilalui terjal juga masih banyak satwa hutan yang berkeliaran bebas di perlintasan. 



Semula rombongan kami yang akan berangkat  terbagi dalam tiga kelompok dengan jumlah masing-masing kelompok sepuluh orang, namun seiring dengan masa tunggu sampai hari H pemberangkatan jumlah rombongan kami berguguran satu per satu dengan berbagai alasan sehingga pada hari H pemberangkatan jumlah kami hanya sembilan belas orang.




Jalur pendakian ke puncak gunung Gede bisa dicapai dari pos Gunung Putri, pos Cibodas dan pos Selabintana Sukabumi, dan kami berenca mengadakan perjalanan saat pemberangkatan dari pos gunung Putri dan pulang menuju pos Cibodas. 


 Kamis 12 Juli 2018  dengan peserta yang tersisa tidak mengurangi semangat kami untuk tetap muncak. 

16.00 wib, sebagian peserta berkumpul di sekretariat KPALH Gandawesi, karena ada sebagian rombongan yang bergabung di lokasi pemberangkatan. 

18,00 wib, Setelah melakukan pengecekan ulang perlengkapan dan segala sesuatunya selesai kami mulai meluncur meninggalkan kota Bandung
menuju Cipanas Cianjur. 

21.00 wib, Rombongan sudah sampai di home stay yang lokasinya berdekatan dengan pos pengurusan Simaksi dan pemeriksaan kesehatan. 

Bagi pendaki dari luar kota yang akan mengadakan pendakian dan berniat untuk bermalam sebelumnya banyak rumah penduduk yang bisa disewa. 

Sesampainya di tempat kami menginap tak banyak yang dilakukan selain malam bertambah larut kami perlu istirahat untuk bersiapan pendakian esoknya dan kami semuanya beristirahat

Jum'at 13 Juli 2018

09.00 wib. Setelah sarapan pagi dan peserta rombongan yang nenyusul kedatangannya lengkap kami menuju pos pengurusan Simaksi dan cek kesehatan. Alhamdulillah semua proses dilewati cukup lancar. 

09.35. Semua bersiap menuju pos 1 untuke menyerahkan simaksi ( surat izin menasuki kawasan konservasi) dan melakukan perjalan. 

Jalur dari pos gunung Putri dari mulai pemberangkatan sudah dihadapkan dengan tanjakan panjang, hanya perjalanan belum terasa  memayahkan selain stamina masih fress juga cuaca belum begitu panas. 

11.20 wib, kami beristirahat untu melaksanakan sholat dzuhur dan maksi guna mengganti energi yang terkuras habis saat meniti tanjakan. 

13.00 wib melanjutkan perjalanan. Rombongan melangkah dengan energi baru dan tetap semangat. Kami berjalan menyusuri selangkah demi selangkah jalur yang dilalui. Durasi kecepatan langkah kami santai walau jarak bisa ditempuh dari pos gunung putri sampai bukem alun-alun Surya Kencana normalnya empat jam kenyataanya kami lebih lama.

17.15 wib kami sampai di pos Lawang Saketeng, kondisi fisik sudah mulai terasa kepayahan, ditengah rasa lelah seketika hilang saat menjumpai tenda penjual makanan, rombongan beristirahat sambil menikmati pisang  goreng, tempe goreng dan minuman. 

17.30 wib. Matahari mulai terasa redup cahayanya  hari menjelang senja dan kami tidak ingin kenalaman untuk tiba di Surken. kami melanjutkan perjalanan. 

18.10 wib, Alhamdulillah tiba di tempat tujuan alun-alun timur Surken. Bersyukur cuaca cerah dan kami masih bisa menikmati keindahan Surken dengan hamparan rumput dan bunga Edelwis, kami tak ingin melewatkan keindahan  senja di Surken maka selfie sesaat dan melanjutkan perjalanan menuju Surken Barat  untuk mendirikan tenda dan beristirahat.

Sabtu, 14 Juli 2018

08.30. Usai sarapan dan berkemas rombongan bersiap menuju puncak Gede. Norma jarak tempuh dua puluh sampai  tiga puluh menit pada kenyataannya setiap peserta punya catatan waktu yang berbeda saat tiba di puncak. Walaupun hari masih pagi dan cadangan energi masih full, mungkin karena lelah perjalanan hari kemarin. Pendakian menuju puncak terasa memayahkan. 

Menyelesaikan trek jalan berbatu  menanjak yang cukup terjal dan bikin termehek-mehek, terbayar puas saat tiba dipuncak dan menyaksikan indahnya lasnkap alam dari ketinggian. 

10.00 wib. Keindahan puncak Gede membuat kita  betah berlama-lama menikmatinya, namun karena waktu tempuh perjalanan pulang yang panjang akhirnya kita dengan berat hati harus segera melanjutkan perjalanan. 

11.55 wib, kami tiba di pos Kandang Badak. Pos yang normalnya bisa ditempuh dalam waktu empat puluh menit lagi-lagi kita diatas rata-rata๐Ÿ˜๐Ÿ˜. 
Pos Kandag Badak adalah pos pavorit untuk beristirahat dan mendirikan tenda, di pos ini juga tersedia toilet, musola dan banyak dijumpai penjual makanan.  

14.00 wib. Sebenarnya waktu istirahat kamiterlalu lama di pos Kandang Badak ini hampir dua jam, dan ternyata membuat kami kemalaman tiba di pos Cibodas. 



17.20 kami tiba di pos Panyangcangan, andai waktu masih siang kita bisa menikmati indahnya curug Cibeureum yang jaraknya tidak jauh dari perlintasan.  Bersyukur kami masih bisa menikmati jembatan rawa Gayonggong  dan bisa berpoto bareng rombongan. 
Saat azan magrib terdengar dari salah satu hp peserta rombongan kami menghentikan perjalan tepat di pos telaga biru. 



Dengan penerangan senter ditangan masing-masing peserta kami melanjutkan perjalanan dan tiba di pos Cibodas saat adzan isya. 

21.00. BMW Bandung.

Agenda berikutnya usulan komandan Adventure kang Endang Irwansyah, muncak ke Trivel S (Sindoro, Sumbing, Selamat). Bagi peserta siapkan lagi segala sesuatunya.

Ditulis oleh Mien Riesa Mintarsyah

Share this:

1 komentar :

 
Copyright © 2014 gandawesi.or.id. Designed by OddThemes